Monday, April 03, 2006
andai aku bukan aktivis
Suatu siang yang padat, di tengah suasana kerja, senyapnya kantor saat itu, dan di tengah diskusi seru tentang da'wah kampus ITB, HPku menjerit. Sebuah SMS masuk, mengalihkan perhatian sesaat. Terlebih karena isinya ...

"... Rasanya pengen ngomong buanyak. Sedang bosen dengan da'wah. Sebel sama qiyadah dan "koordinasi" disini. Benar-benar bukan perjalanan da'wah yang rapi. Bener kalo qt rapuh, mudah dihancurkan.
Makin BERKELIT semakin SULIT,
makin MERINTIH semakin PERIH,
makin TAK ACUH semakin KACAU,
makin BERLAGAK semakin TERJEBAK,
makin MERENUNG semakin BINGUNG,
makin DIAM semakin DILUPAKAN.
Dimanakah muara semua tanya?"

Spontan saat itu kawan bicaraku merespon, "ALLAH". Seolah menjawab sebuah pertanyaan.
"He? Maksudnya apa?", spontan juga celetukku. ga ngerti.
"Ya Allah-lah muara semua tanya", jawabnya datar, dalam.

Bukan satu dua SMS bernada sama pernah 'beredar' di kalangan aktifis da'wah. Lelah, kecewa, ga' ngerti, semua campur baur membentuk formula yang pas untuk sebuah pilihan, KELUAR.
'Pamit' dari jalan da'wah.

Sebel ama qiyadah yang nyebelin orang-orang sebel
Kecewa pada 'keputusan' yang mengecewakan orang-orang kecewa
Ga puas dengan kinerja ikhwah yang ga memuaskan orang-orang ga puas

Ckckck..
sampai ke sebuah kesimpulan, aktivis ga bisa DIANDALKAN! Da'wah bikin capek, terkekang, makan ati! Pilihan untuk menjadi "orang-orang biasa", marginal, yang mengamati pusaran gerakan dari tepian perjuangan yang "aman" semakin mengaum-ngaum di benak.

Andai aku bukan aktifis...
Ga perlu ngerasa sebel sama pemimpin yang sering sok tau terhadap kondisi lapangan, mengambil kebijakan irasional. Padahal mereka cuma bintang-bintang yang bergelantungan di langit da'wah kampus tanpa pernah menapak bumi. Tanpa merasakan perihnya tertusuk duri atau kerikil tajam di tanah yang becek.

Andai aku bukan aktifis...
Ga perlu menghadiri rapat poci-poci tak terarah yang ga menghasilkan sedikitpun perbaikan, selain makin bertambahnya robot lapangan yang cuma tau 'kerja', tanpa diberi kesempatan berpikir. Bertambah utang juga tentunya:(

Andai aku bukan aktifis...
Ga perlu kecewa dengan kinerja orang-orang yang mengaku dirinya da'i, tapi sering pesimis, asal-asalan, dan ga profesional.

Yah...andai aku bukan aktifiiiiis!

Aku akan bebas.
Berekspresi.
Berkreasi.
Berda'wah dengan ceria.

Kutatap gemuruh langit, gemuruh hati,
menggumpal-gumpalkan berbagai fakta kekecewaan.
Sesak.

Benar-benar membayangkan,

Andai aku bukan aktifis...
Pasti aku adalah pasifis, yang kerjanya dari hari ke hari cuma mringis terkikis moleknya dunia yang makin lama makin bengis dan tragis

Andai aku bukan aktifis...
Tak kan mungkin aku bisa menangis haru teringat syurga
Karena syurga hanya mampu terdefinisi oleh padatnya PERJUANGAN.

Andai aku bukan aktifis...
Membaca saja aku susah, apalagi menulis!;p

Di atas tingginya bukit kekecewaan ini, aku ingin berteriak lantang kepada kalian semua :
Woiii, Aktivis..!!
Mas'ul A! Mas'ul B! Aktivis A, B, C,...Z!!
Emang siapa kalian bisa ngejauhin aku dari Allah???
Emang siapa kalian bisa bikin aku memilih mundur dari jalan da'wah???

Rugi banget kalo aku meninggalkan jalan menuju syurga karena aku KECEWA PADA KALIAN..!
Wong nantinya kita dikubur sendiri-sendiri, kok.
dihisab sendiri-sendiri,
diputuskan masuk syurga atau neraka sendiri-sendiri.
karena amalan kita sendiri-sendiri!!

Rugi banget kalo aku meninggalkan jama'ah kebaikan karena aku KECEWA PADA KALIAN..!
Wong amalan kalian ga akan sedikitpun berpengaruh kok pada hisabku,
dan amalanku ga akan sedikitpun berpengaruh pada hisab kalian,

Mo kalian baek kek,
nyebelin kek,
futur kek.
ANE HARUS TETEP ISTIQOMAH, ya gak?;p

Kalian ga kan rugi kalo aku mundur,
Da'wah ga kan rugi kalo aku futur,
Bakal ada puluhan, ratusan, mungkin ribuan orang yang siap menggantikanku.

Satu-satunya yang rugi jika aku keluar, adalah : AKU!

Gosip dari mana da'wah bikin TERKEKANG, GA KREATIF, dsb dst dll??
Keliru ambil kamus tentang definisi kreatifitas kali...?
Inget kan prinsip sejatinya,
SEMUA HAL ITU MUBAH, KECUALI YANG ADA NASH YANG MENGHARAMKAN

so, LAKUKAN AJA SELAMA BELOM DILARANG, ;p
Jangan dibalik, DIEM AJA SELAMA BELOM 'DIPERINTAH'.

Keimanan itu hakikat yang aktif dan dinamis,
yang tercermin dalam amal sholeh dan gerakan.
Jadi, mana mungkin seseorang ngaku beriman kalo untuk beramal aja musti nunggu diobrak-obrak 'para jendral'?

Ane berda'wah buat Allah kok,
bukan buat ente, pak mas'ul, bu mas'ulah..!

Buat Allah! Muara semua tanya..
Doain ane istiqomah neh!
(nyum..nyum.., no hurt feeling, ok!:))

ita karolina
posted by cerita dakwah kampus @ Permalink ¤17:17  
6 Comments:
  • At April 04, 2006, Blogger Pipit said…

    tulisannya bagus...
    ini bener tulisan mbak Ita?ato ada narasumbernya...?
    sy pernah baca curhatan seorang akhwat 2004 ttg aktivitas.isinya mirip banget ama tulisan ini.puisi2 dan hasil kontemplasinya.
    skrg masi ada tulisannya di bukom sospol kabinet.
    ato mbak Ita ama ni akhwat pernah berdiskusi ttg aktivitas?gpp sih,cuman penasaran aja...
    btw,tetep semangat menulis...

     
  • At April 04, 2006, Anonymous Anonymous said…

    iya, ini insyaAllah tulisan mbak ita. dan semua yang mau menulis disini, silahkan memilih, inisial atau nama asli.

     
  • At April 04, 2006, Anonymous Anonymous said…

    Oo, gini to kondisi aktivis depan ;)
    Ada jendral, ada kopral.
    Sepertinya kurang akur ye.
    Keluhan aje musti disampein ke blog yg dibace orang sedunie maye. Apa nggak bise cerite langsung ke jendralnye. Tp nggak pape, gue jadi ngerti :D pis!

     
  • At April 04, 2006, Anonymous Anonymous said…

    wah, ga segitunya mas/bak katabelece. tujuan utama blog ini bukan buat protes, ini hanya serpihan dari kisah hidup dakwah. masing2 kan pernah punya cerita yang menyentuh, manggugah dan sayang kalau hanya ditulis di bukom atau hanya diketahui sedikit orang.

    *kayanya ga mungkin itu disampaikan ke "jendral"*

     
  • At April 04, 2006, Anonymous Anonymous said…

    bagus lah klo katebelece jadi ngerti.
    so, kapan mo jd aktifis depan?:D ditunggu ye..tinggal sms aja tuh ke trian ;;)

    [note: klo ente bener2 ngerti inti tulisan ini, maka there's no where to run selain menjadi aktifis sejati :p. krn kekecewaan yg sebenarnya adalah saat kita tdk bersama "siapa2", bukan kekecewaan manusiawi pd kopral ato jendral yg sama2 manusia :D]

     
  • At April 07, 2006, Anonymous Anonymous said…

    terharu...bener banget, kala futur, tertekan, inginnya nyalahin orang..padahal kita sendiri yang rugi..semoga banyak yang teringatkan..karena banyak yang melupakan..
    jazakillah khayr ukh,
    uhibbukifillah :)

     
Post a Comment
<< Home
 
 

about me
dakwah bukan hanya amanah dan kesempatan, melainkan juga sebuah anugerah. dan karenanya pula manusia berhak untuk menikmati indahnya...
Udah Lewat
Archives
Rosail

"Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh yang maâ??ruf dan mencegah yang munkar dan beriman kepada Allah ..."
(QS. Ali Imran [3] : 110)

"Serulah (manusia) ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik ..."
(QS. An Nahl [16] : 125)

Links
Beranda

Berbagilah, karena cerita ini akan menjadi hikmah bagi saudara kita. jangan kau simpan itu, dan tidak membuat saudaramu merasakan nikmatnya kisahmu...

cerita.dk@gmail.com
subyek: cerita...


Blog ini makin hidup, jika kita menjalin pertisipasi bersama. Seperti halnya sebuah rumah teduh, dengan kicauan burung di berandanya

Komentar

Kontributor
Ingin Menjadi kontributor? Silahkan kirim mail kesanggupan dengan nama jelas.
Kesan

Free shoutbox @ ShoutMix

Now, online visitor(s)
Pengunjung


Cerita Dakwah Kampus

Feed on
Post-rss
Post-default
Comments-default
Designed-By

Visit Me Klik It
Credite
15n41n1